BeritakanID.com - Setelah delapan tahun berlalu, kasus pembunuhan Vina Cirebon kian berbuntut panjang.
Pasalnya, kini kakak dari terpinda kasus pembunuhan Vina Cirebon, Sudirman, menduga adanya kejanggalan dari gerak-gerik sang adik.
Dalam hal ini, kakak Sudirman yang diketahui bernama Beni itu mengungkapkan kalau adiknya sempat meminta keluarganya untuk datang ke Polda Jabar.
Adapun permintaan kepada keluarganya itu disampaikan Sudirman melalui pesan singkat WhatsApp, yakni tepatnya setelah peristiwa polisi menangkap Pegi Setiawan.
"Kak, ini Dirman. Ibu bapak disuruh ke Bandung ya Polda Jabar ya. Saya ingin ngobrol," bunyi narasi dalam pesan WhatsApp, dikutip Kilat.com dari kanal YouTube Pengacara Toni pada Senin, 12 Agustus 2024.
Usai menerima WhatsApp itu, Beni mengaku kembali mendapatkan pesan dari Sudirman.
Namun, pesan selanjutnya itu berisikan agar pengacara Titin Prialianti tidak usah berhubungan lagi dengan keluarganya yang ada di Cirebon.
"Aa ini dengan Dirman. Untuk ibu Titin, tidak usah berhubungan lagi dengan keluarga yang ada di Cirebon," lanjut pesan WA.
Kemudian, Sudirman mengungkapkan kondisi dirinya yang sudah merasa nyaman dan tenang berada di Polda Jabar.
Singkat cerita, Beni mengatakan ada pihak dari Polresta Cirebon yang datang ke rumahnya.
Pihak yang mengaku dari Polresta Cirebon itu menyampaikan perihal Sudirman yang ingin bertemu dengan keluarganya.
Bahkan, pihak Polresta Cirebon juga diketahui sempat mendatangi tempat kerja Beni untuk menjemputnya, yakni dalam rangka mempertemukan keluarga dengan Sudirman.
Tetapi, ajakan dari Polresta Cirebon itu mendapatkan penolakan dari sang kakak Sudirman.
Terlebih ia merasa curiga saat pihak polisi tersebut memperlihatkan adanya tulisan pada sebuah kertas, yang disebut-sebut ditulis oleh Sudirman.
Tak hanya itu, kedua orang tuanya pun diminta untuk memberikan tanda tangan pada kertas kosong tersebut.
Karena tidak tahu maksud dan tujuan untuk apa terkait tanda tangan tersebut, akhirnya Beni pun menolak permintaan itu. (*)
Sumber: kilat