Ini Bentuk Perundungan yang Diduga Dilakukan Dokter Senior terhadap Junior di Unpad, Residen Kerap Diperintah hingga Dipukuli

Ini Bentuk Perundungan yang Diduga Dilakukan Dokter Senior terhadap Junior di Unpad, Residen Kerap Diperintah hingga Dipukuli

BeritakanID.com - Kasus dugaan perundungan dalam dunia kedokteraan kembali mencuat.

Kali ini, aksi perundungan diduga terjadi di RSHS Bandung, Universitas Padjadjaran (Unpad).

Akibat dari skandal perundungan ini, Dekan Fakultas Kedokteran Unpad Yudi Mulyana Hidayat menyatakan dosen dan residen yang terlibat diberhentikan.

Dari 10 orang yang melakukan perundungan, tiga di antaranya masuk pada kategori pelanggaran berat.

Tiga pelanggaran berat itu dilakukan oleh dua orang yang merupakan dokter residen senior, dan seorang dosen.

"Pemutusan studi para pelaku bullying dengan katagori pelanggaran berat 2 orang residen senior Sp1," katanya pada 19 Agustus 2024. 

Berikut sejumlah bentuk tindakan bullying yang terjadi di pendidikan kedokteran Unpad menurut unggahan akun Instagram @drg.mirza.

1. Panggilan tidak pantas kepada seluruh residen khususnya ditujukan kepada dokter perempuan junior.

2. Adanya peminjaman mobil oleh senior selama 30 hari dari junior.

3. Adanya pengumpulan kas wajib dan dana solidaritas mencapai Rp50 juta
4. Adanya entertain buka botol dan harus dibayar oleh junior sebesar Rp10 juta

5. Junior yang terlambat sering mendapat hukuman berupa push up dan ada yang dipukul memakai cincin.

6. Bagi-bagi pasien sebagai reward

7. Menolak pasien

8. Mabuk dan membuka botol miras di ruang operasi

9. Residen yang salah disekap selama 15 hari di lantai atas bedah saraf

10. Junior diperintahkan mengantar laundry, menunggu anjing peliharaan, mencari spare part mobil, dan menyemir sepatu.

11. Memalsukan laporan jaga (*)

Sumber: kilat

TUTUP
TUTUP