Terungkap! Ini Senjata Buatan Amerika Serikat hingga Indonesia yang Digunakan KKB di Papua, Ternyata Didapat…

Terungkap! Ini Senjata Buatan Amerika Serikat hingga Indonesia yang Digunakan KKB di Papua, Ternyata Didapat…

BeritakanID.com - Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB Papua menjadi momok yang mengancam keamanan kedamaian di Bumi Cenderawasih.

Aparat gabungan dari TNI dan Polri terus berupaya memberantas gerombolan KKB demi keamanan hidup para warga sipil di Papua.

Pasalnya para gerombolan KKB ini seringkali menyerang warga sipil hingga aparat dengan berbagai jenis senjata api.

Telah terungkap sejumlah senjata yang digunakan oleh KKB Papua dalam aksinya mengganggu keamanan.

Diketahui terdapat persenjataan buatan negara anggota NATO, seperti dari Amerika Serikat, Belgia, dan Jerman, bahkan hingga senapan dari pabrikan Indonesia.

Informasi ini seperti yang diungkap oleh pengamat militer dan alutsista dalam pengguna akun X (dulu Twitter) @RandomWorldWar pada cuitan yang diunggahnya pada 7 April 2024.

Akun @RandomWorldWar juga mengunggah foto lama kelompok teroris/separatis dengan persenjataan yang digunakannya.

“Ada senapan serbu FN FNC buatan Belgia (atau SS1 batch awal), lalu Pindad SS1 V1, Pindad SS2 V1 dengan pelontar granat kaliber 40mm UBGL, kemudian SS2 V1 dengan optik 4x TA31 ACOG, buatan Pindad, Indonesia dengan kaliber 5.56x45mm NATO,” beber @RandomWorldWar.

“Untuk senapan mesin ada FN Minimi buatan Belgia kaliber 5.56x45mm NATO. Untuk submachine gun/PDW terdapat M3 Grease Gun buatan Amerika Serikat kaliber .45 ACP (11.23x43mm) dan Heckler & Koch MP7A1 buatan Jerman kaliber 4.6x30mm,” sambungnya.
Para gerombolan KKB juga diketahui menenteng senapan angin modifikasi yang digunakan sebagai ‘sniper rifle’.

Persenjataan yang digunakan gerombolan KKB ini didapat dari beragam sumber.

Ada yang memang mereka beli dengan cara diselundupkan dari luar negeri.

“KKB/TPNPB OPM mendapatkan senjata seperti ini dari Indonesia, walaupun ada juga yang hasil selundupan via PNG dan Filipina. Mereka biasanya mendapatkan dari pasar gelap (orang luar + oknum dalam negeri),” ungkapnya.

Bahkan, ada yang didapat dari oknum aparat yang menjadi pengkhianat negara, hingga merampas dari anggota yang gugur.

“Membeli langsung ke oknum (dibaca, pengkhianat), merampasnya dari personel yang MD/terluka, atau mencurinya saat mereka melancarkan penyerangan,” tambahnya.

Jelas saja kekuatan persenjataan KKB ini memang tidak bisa dianggap remeh, terlebih dengan suplai amunisinya yang juga selalu tersedia.

“Hal yang sama juga berlaku untuk suplai amunisi mereka, dan ini tidak bisa kita remehkan,” tandasnya.(*)

Sumber: kilat

TUTUP
TUTUP