Geger! Diduga Hendak Silaturahmi Lebaran Idul Fitri 2024, Satu Keluarga Asal Solok Tewas di dalam Mobil Gegara Hal ini

Geger! Diduga Hendak Silaturahmi Lebaran Idul Fitri 2024, Satu Keluarga Asal Solok Tewas di dalam Mobil Gegara Hal ini

BeritakanID.com - Lebaran Idul Fitri 2024 sering dijadikan momentum untuk silaturahmi ke kerabat dekat.

Namun, siapa sangka sebuah keluarga asal Solok, Sumatera Barat ditemukan tewas di dalam mobil saat hendak berkunjung ke rumah saudara di Bungo, Jambi di momen Idul Fitri 2024.

Diduga korban Marsial (54), Nuryanti Lisma (53), Vanggi (15), dan Fattan Azizat (9) tewas karena menghirup AC Mobil yang beracun.

Kapolres Bungo, AKBP Singgih Hermawan, mengungkapkan bahwa kejadian tersebut yang dilansir Kilat.com dari akun Instagram @sumbarnews.id.

“Peristiwa terjadi di Jalan Desa Limbur, Kecamatan Limbur Lubuk Mengkuang, Kabupaten Bungo, pada Jumat, 12 April 2024 pukul 21.30 WIB” pungkas AKBP Singgih.

Keluarga tersebut terdiri dari suami, istri, dan dua anak, yang semuanya ditemukan tewas di dalam mobil Xenia.

AKBP Singgih menjelaskan bahwa keluarga tersebut berangkat dari Alahan Panjang sekitar pukul 13.00 WIB.

Namun, di pertengahan jalan, keluarga tersebut mengalami kendala yang menghambat pergerakan berkendara.

“Pukul 18.00 WIB, mereka memberitahu saudaranya bahwa mobil mereka terperosok di jalanan berlumpur” lanjut AKBP Singgih.

Mendapati hal ini, salah satu korban menghubungi sanak keluarga untuk membantu korban menangani peristiwa tersebut.
“Adik ipar korban, Wadi Sepentri pergi menyusul dan menemukan mobil korban terjebak di lubang dengan mesin masih menyala” imbuhnya.

Sesampainya di lokasi, Wadi mendapati mobil iparnya dalam keadaan yang mengkhawatirkan.

“Lobang knalpot yang terendam air menyebabkan mobil tidak bisa bergerak. Sementara kaca depan tertutup dan kaca belakang terbuka sekitar 5 cm” ucap AKBP Singgih.

Setelah membuka pintu sebelah kiri, adik ipar korban menemukan keluarga tersebut dalam keadaan tidak bergerak.

Wadi sontak melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Limbur Lubuk Mengkuang agar ditindaklanjuti.

Kemudian, pihak terkait membantu proses evakuasi dan keempat korban dilarikan ke Rumah Sakit (RS) H Hanafie Muara Bungo.

Namun, dalam tindakan medis yang diambil pihak RS, didapati korban sudah tidak bisa diselamatkan lagi.

Dugaan sementara menyebutkan bahwa para korban mungkin terpapar gas beracun dari saluran AC yang tersumbat atau bocor.

Mengetahui hal tersebut, pihak keluarga korban menolak untuk melakukan autopsi. (*)

Sumber: kilat

TUTUP
TUTUP