Saat Bupati dan Puluhan Pejabat Purwakarta Jalan-jalan Ke Jogja, Belasan Anak Purwakarta Terlantar Di Ibu Kota Berpakaian Lusuh Tanpa Alas Kaki

Saat Bupati dan Puluhan Pejabat Purwakarta Jalan-jalan Ke Jogja, Belasan Anak Purwakarta Terlantar Di Ibu Kota Berpakaian Lusuh Tanpa Alas Kaki

BeritakanID.com - Saat Bupati Anne Ratna Mustika dan puluhan pejabat Purwakarta jalan-jalan ke Jogja menghamburkan uang, ada belasan anak asal Purwakarta terlantar di Ibu Kota Negara dengan kondisi memprihatinkan.

Dilansir dari iNEWS.id, sebanyak 13 anak berpakaian lusuh dan sebagian tidak menggunakan alas kaki terlantar di pinggir Jalan Lodaya Ancol pada Jum’at (14/10), ditemukan Dinas Sosial Jakarta Utara.

Bertepatan dengan itu, Bupati Anne dengan puluhan pejabat Purwakarta pergi ke Jogja, yang kemungkinan besar mereka jalan-jalan sekaligus berakhir pekan bersama ke Jogja, yang dikemas dalam kegiatan pelepasan purna bakti kepala dinas dan camat.

Entah berapa ratus juta anggaran yang dikeluarkan untuk acara tersebut selama tiga hari tersebut, yang dimulai sejak hari Jum’at, Sabtu hingga Minggu.

Hingga saat inipun belum diketahui sumber anggaran keberangkatan Bupati Anne bersama puluhan Pejabat Purwakarta tersebut, kuat dugaan anggaran itu dari Bank BJB, karena ada logo BJB di spanduk acara yang berlangsung di Jogja tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, pojoksatu.id berusaha menghubungi Sekda, Kepala BKAD bahkan hingga menghubungi kepala Cabang Bank BJB, namun pesan yang dikirim belum mendapatkan jawaban.
Salah seorang kepala dinas yang berhasil dihubungi pojoksatu.id via seluller, membenarkan ada kegiatan tersebut. Banyak kepala dinas berangkat menuju Jogja, untuk melaksanakan kegiatan tersebut.

“Iya, banyak kepala dinas yang berangkat ke Jogja. Namun, ada juga beberapa kepala dinas yang hanya absen saja kemudian kembali lagi ke Purwakarta,” kata salah seorang pejabat eselon II, yang saat ini menjabat sebagai kepala dinas di salah satu Organisasi Kepala Daerah, Minggu (16/10).

Sungguh ironis disaat belasan warga yang masih anak-anak dibawah umur terlantar di Ibu Kota Negara, sementara Bupati bersama dengan puluhan pejabat purwakarta bersenang-senang ke Jogja, yang dikemas dalam kegiatan pelepasan purna bakti kepala dinas dan camat.

Dimana nurani mereka, tidakkah mereka malu sebagai seorang pejabat yang hidup di Purwakarta dan seluruh fasilitasnya dari uang rakyat, tapi tidak peduli kepada belasan anak-anak yang merupakan rakyatnya saat terlantar di Ibu Kota Negara.

Jangan-jangan mereka hanya sekedar numpang hidup, makan,tidur, buang aing besar setelah itu meninggalkan purwakarta. Entahlah.

Sumber: pojoksatu

TUTUP
TUTUP