Akun TikTok Bharada Eliezer Bongkar Motif Pembunuhan Brigadir Joshua, Gegara Kebakaran Kejagung ?

Akun TikTok Bharada Eliezer Bongkar Motif Pembunuhan Brigadir Joshua, Gegara Kebakaran Kejagung ?

BeritakanID.com - Akun TikTok atas nama Bharada Eliezer bongkar motif pembunuhan Brigadir Joshua yang ternyata bukan soal pelecehan sebagaimana pengakuan Putri Candrawati.

Melainkan soal pembakaran gedung Kejaksaan Agung (Kejagung).

Motif pembunuhan Brigadir Joshua itu diunggah oleh akun TikTok @richard_eliezer, dikutip PojokSatu.id, Minggu (4/9/20220).

“Mohon maaf kepada seluruh warga negara Indonesia, saya mau menyampaikan lagi kepada warga semua melalui media TikTok ini, bahwa bos Irjen Ferdy Sambo juga membunuh alm Brigadir J, karena alm Brigadir J juga sudah mendengar siapa dalang (mafia) dalam pembakaran gedung Kejaksaan Agung,” tulis akun tersebut.

Hal itulah yang kemudian membuat Ferdy Sambo marah kepada Joshua.

Akun itu menyebut Sambo ketakutan kalau Joshua nantinya mengungkap hal itu ke publik.

“Dengan mendengar hal ini, bos irjen Ferdy Sambo sangat marah sekali dan takut jika Brigadir J membocorkan hal ini ke awak media dan atasan Polri,” sambungnya.

Akun itu juga menceritakan detik-detik sebelum eksekusi Brigadir Joshua.

Disebutkan, saat itu Joshua sempat menangis dan memohon agar tak dibunuh.

“Saat bos Irjen Ferdy Sambo hendak melakukan penembakan, Almarhum sempat menangis dan minta tolong untuk dibunuh tetapi bos Irjen Ferdy Sambo tidak bisa menahan emosinya dan melepas tembakan sehingga membuat Alm Brigadir J meninggal di tempat,” tulisnya.
Akun tersebut juga mengungkap bahwa ia diminta untuk ‘mengamankan’ keluarganya agar tak terendus oleh media.

“Saya juga disuruh bos Irjen Ferdy Sambo untuk memindahkan keluarga saya ke Depok dengan alasan agar keluarga saya tidak dimintai keterangan oleh awak media,” katanya.

Aku itu mengaku dirinya tak bisa berbuat banyak dengan perintah-perintah Sambo.

“Saya meng-iyakan perintah beliau tetapi saya tidak melakukannya karena saya takut keluarga saya terancam oleh beliau sehingga saya memindahkan keluarga saya ke daerah pedalaman dan saya membuang seluruh kartu nomor keluarga saya sebelum pindah agar tidak dapat dilacak oleh pihak provider maupun IT Cyber Polri” sambungnya.

“Saya juga meminta kepada tim penyidik dan warga Indonesia agar dimintai keterangan kepada Ibu Putri secepatnya atas kekerasan yang dilakukan oleh bos Irjen Ferdy Sambo” tandasnya.

Tidak diketahui persis apakah akun TikTok @richard_eliezer itu adalah benar milik Bharada Eliezer.

Hanya saja, unggahan itu kemudian menghilang, diduga sudah dihapus.

Saat ini, akun dengan 5 ribu lebih pengikut itu hanya menyisakan satu unggahan saja.

Sumber: pojoksatu

TUTUP
TUTUP